Sejarah Pati dimulai dari dua kadipaten, Paranggaruda dan Carangsoka, yang dipimpin oleh Yudapati dan Puspa Kandung Jaya. Konflik terjadi antara kedua kadipaten tersebut setelah putri Carangsoka, Rara Rayungwulan, melarikan diri bersama Kembang Joyo dari Bantengan. Kembang Joyo kemudian mempersatukan beberapa wilayah menjadi Kadipaten Pesantenan, dan akhirnya memindahkan pusat pemerintahannya ke Kaborongan dan mengganti nama kadipaten menjadi "Pati" setelah terinspirasi dari minuman dawet yang diminumnya bersama Ki Dalang Soponyono.

0 komentar:
Posting Komentar